Jumat, 02 Mei 2014

Kembali Tersenyum

Sekarang aku sudah bisa tersenyum lepas karena beban-beban pikiranku mulai berkurang.
Sebelumnya banyak beban menimpaku, sampai-sampai jerawat memenuhi wajahku.
Entah sudah berapa orang yang bilang muka aku seperti orang sedang punya masalah.
Ya, aku banyak masalah. Tapi alhamdulillah bersamaan masalah itu datang dan kini bersamaan pula masalah itu terselesaikan.
Pertama, beban uts tentang berapa nilai dan bagaimana memperbaikinya.
Alhamdulillah sekarang aku bisa bernafas lega, berkat dosen-dosen memberi nilai tambahan dengan mengerjakan latihan.
Kedua, beban tugas kelompok yang sangat banyak membuatku sakit kepala. Dan sekarang aku juga bisa sedikit bernafas lega, karena tugas tersebut sudah ku bagi dengan teman-temanku.
Ketiga, beban amarah mama. Ini benar-benar membuat aku tak bisa tersenyum dan merasa sangat bersalah . Setelah ayah menelponku,barulah aku tahu ternyata mama marah bukan karena aku. Sangat lega rasanya, apalagi setelah mama pulang dari bangka belitung. Mama memang perlu hiburan, udara yang segar untuk menghilangkan rasa letihnya agar tidak menjadi amarah, atau emosi.
Keempat, jamku rusak, tasku rusak, dan sepatuku rusak. Aku pernah merasa jam itu suatu keberuntungan. Ketika memakainya seperti ada kekuatan untuk membuat kita bersemangat. Sekarang aku sudah senang karena jamku sudah betul oleh Nazla dan tasku sudah betul oleh temanku. Jadi aku tak perlu membeli yang baru. Cukup lega rasanya.
Kelima, laptopku minta diupgrade terus. Bagaimana mau meng-upgrade kalau besar upgrade-nya 4GB. Tekor bandar kalau begitu. Tak sengaja aku melihat spanduk Tri 8 GB 69rb di depan simpang anduring. Langsung aku membelinya. Sekarang laptopku sudah ku upgrade ke windows 8.1 dan dengan kuota yang banyak itu, banyak pula hal yang bisa aku lakukan seperti membuat tugas, menulis blog dan download game pes 2014. Aku sekarang punya kegiatan positif. Aku senang sekali.
Keenam,hal yang membuat aku tak bisa tersenyum. Aku mendadak merasa jauh dan merasa sesuatu akan berubah. Tapi hari ini pertemuan yang singkat dengannya tanpa wajah jenuh dari mukanya membuat aku sangat senang. Aku merasa ada kekuatan baru dalam diri aku. Aku pernah bilang, dia adalah semangat aku. Bila semangatku lemah, maka tentunya aku merasakan lemah yang sama pula. Ada yang bilang itu namanya belahan jiwa atau soulmate. Baik buruknya yang dia rasakan, juga kita rasakan. Begitu juga sebaliknya.
Ada juga yang bilang itulah cinta. Rasa cinta yang menimbulkan kekuatan dalam diri kita. Tak tau apalah itu, tapi semangat itu nyata.
Aku merasa lega. Aku merasa bersemngat dan aku merasa sangat senang dan bahagia.
Terima kasih untuk Mama, Dosen, Teman, dan tak lupa untuk kamu Adamku.

0 komentar:

Posting Komentar

Love is...
© Pristy Kerikil Pantai - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace